Polokarto, 30 Juli 2026 – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Polokarto menyelenggarakan Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) Masa Bakti XXIII Tahun 2026 pada Kamis, 30 Juli 2026, bertempat di SD Negeri Mranggen 01 Kampus 2, Polokarto. Mengusung tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju”, konferensi ini menjadi momentum strategis bagi seluruh jajaran PGRI di wilayah Polokarto untuk mengevaluasi kinerja sekaligus merumuskan program kerja tahunan yang lebih terarah dan berdampak nyata bagi dunia pendidikan.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.30 WIB hingga selesai ini dihadiri oleh pengurus PGRI Cabang Polokarto, pengurus ranting se-Kecamatan Polokarto, serta undangan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk Camat Polokarto dan Ketua PGRI Kabupaten Sukoharjo. Konkercab kali ini merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PGRI yang mewajibkan pelaksanaan konferensi kerja cabang setahun sekali sebagai forum tertinggi di tingkat cabang.
Tujuan dan Agenda Strategis
Konferensi Kerja Cabang kali ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, menilai dan menentukan keberhasilan pelaksanaan program organisasi selama tahun 2025 dengan mengacu pada Program Kerja hasil Konferensi Kabupaten sebelumnya. Kedua, menyusun, menyepakati, dan menetapkan program organisasi untuk periode Januari–Desember 2026 secara lebih rinci, lengkap, dan operasional. Ketiga, menentukan sikap, pendirian, dan strategi organisasi dalam menghadapi berbagai persoalan dan perkembangan situasi terkini, khususnya di bidang guru dan pendidikan.
Rangkaian acara dimulai dengan Sidang Pleno yang mengesahkan jadwal acara dan tata tertib konferensi, dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus PGRI Cabang Polokarto atas pelaksanaan program tahun 2025 serta laporan hasil pemeriksaan keuangan oleh Tim Verifikasi. Suasana sidang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan solidaritas dan profesionalisme yang menjadi jati diri PGRI.
Sidang Komisi Bahas Program Prioritas
Setelah sidang pleno, peserta dibagi ke dalam lima komisi untuk membahas berbagai bidang strategis secara lebih mendalam. Komisi A membahas Organisasi dan Kaderisasi, Keanggotaan dan Digital Organisasi, Pemberdayaan Perempuan, serta Seni, Budaya, dan Olah Raga. Komisi B fokus pada Penegakan Kode Etik dan Advokasi, Bantuan Hukum dan Perlindungan Profesi, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, serta Pembinaan Mental, Rohani, dan Karakter Bangsa. Komisi C membahas Pengembangan Profesi, Pengembangan Karier Guru Pendidik dan Tendik, serta Pembinaan dan Pengembangan Lembaga Kependidikan. Komisi D mengkaji Tata Kelola Keuangan serta Kerja Sama dan Pengembangan Usaha. Sementara Komisi E membahas Kesejahteraan dan Ketenagakerjaan, Komunikasi dan Informasi, serta merumuskan Pernyataan Konferensi Kerja Cabang.
Hasil dan Pernyataan Sikap
Konferensi menghasilkan sejumlah keputusan penting. Pengurus PGRI Cabang Polokarto menyampaikan 13 poin pernyataan sikap yang menjadi rekomendasi kepada pemerintah dan pemangku kebijakan. Di antaranya, mendesak pemerintah membuka kembali rekrutmen guru melalui jalur CPNS, memperbaiki tata kelola guru dan tenaga kependidikan secara menyeluruh, mendukung program MBG yang transparan dan tepat sasaran, serta mendorong optimalisasi anggaran pendidikan sebesar 20% dari APBN dan APBD.
Selain itu, PGRI Cabang Polokarto juga mendesak pemerintah untuk menjamin kesejahteraan guru non-ASN di sekolah negeri dan swasta, mempercepat penyelesaian sertifikasi guru, serta menyiapkan regulasi perlindungan guru secara komprehensif. Terkait status PPPK, konferensi mendesak pemerintah untuk mengangkat PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK penuh waktu sebagai bagian dari ASN, serta memastikan gaji guru ASN sebagai belanja wajib daerah.
Penutupan dan Harapan
Acara ditutup dengan pembacaan pernyataan konferensi dan sambutan Ketua PGRI Cabang Polokarto yang mengapresiasi partisipasi aktif seluruh peserta. Dalam sambutannya, beliau menegaskan komitmen PGRI Cabang Polokarto untuk terus memperjuangkan hak dan kesejahteraan guru, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membangun organisasi yang adaptif dan responsif terhadap perubahan zaman.
Dengan terselenggaranya Konkercab ini, PGRI Cabang Polokarto berharap seluruh program kerja yang telah disepakati dapat diimplementasikan secara konsisten demi terwujudnya guru yang bermartabat dan pendidikan yang berkualitas untuk semua.
Berlangganan Artikel
Tidak ada komentar:
Posting Komentar